Minggu, 30 Juni 2013

Sinopsis Smile You episode 44


Keluarga merayakan kembalinya ingatan kakek. Mereka berkumpul di depan meja. Seo Jung Gil penasaran dan terus bertanya.
"Coba aku ini siapa?"
"Kamu ini Jung Gil lah", jawab kakek
Semuanya lega.
Selanjutnya Geun Ja dan Jung In dibantu yang lain selesai menyiapkan makanan. Hidangan sudah tersedia di meja mereka makan bersama dengan ceria.



Kakek tidak lupa menanyakan keadaan Hyun Soo (tentang mual-mualnya). Hyun Soo sudah bisa menyesuaikan diri sekarang.
Tapi rupanya kakek merasa tidak enak makan, dia ke kamar mandi dan memuntahkan makanannya.
SAng Hoon sempat khawatir dan mengikuti ayahnya ke kamar mandi. Untunglah tidak terjadi hal-hal yang serius pada kakek. Kakek lalu memilihkembali ke kamar dan tidak makan.
Mereka sempat khawatir pada kakek
"Ya kakekkan sudah lama tidak makan makanan berat, wajar saja dia mual"
"Wuah kalau begini mengapa tak terpikir membuatkan bubur untuk kakek ya"

Lalu kakek Joon Bae datang, mereka membiarkan kakek berbicara berdua dengan kakek. Joon Bae membicarakan mengenai So Nyu. So Nyu ingin bertemu kakek. Kakek ingin mentitp pesan saja lewat kakek Joon Bae, namun kakek Joon Bae menolak menjadi kurir. Kakek meminta Joon Bae membawa masuk So Nyu
SO Nyu ternyata menunggu di luar, dia ingin menyerahkan sesuatu lewat Joon bae, JooN Bae juga menolak.
So Nyu ahirnya dibawa masuk ke rumah dan lansung ke kamar kakek.
So Nyu juga membalas memberikan susu pada Kakek (cinta dalam sebotol susu hehe cinta para nenek dan kakek hihihi)

Keluarga kakek mulai heboh. Mereka ingin tau siapa wanita yang dibawa kakek. Mereka ribut menggosip di luar dan ingin mengintip.
Saking hebohnya pintu kakek sampai terbuka dan semura orang terjatuh mauk ke kamar kakek. So Nyu malu, Geum Ja mengenali So Nyu yang pernah dia temui di pemandian air panas.
Geum Ja ragu pada oragn seperti So Nyu.
"Kakek aku tahu seperti apa dia itu", kata Geum Ja
So Nyu langsung pergi...

Hyun Soo diajak bicara oleh Jung Kyung. Jung Kyung mengingatkan HyuN Soo untuk tetap mengawasi Kakek karena kondisi kakek tidak satabil bisa saja kakek kembali kambuh.

Kakek keluar kamar juga.
Jung Gil menyindir kakek tentang motto kelaurga yang selalu dpasang di dinding, Jung Gil merasa motto itu sekarng tidak relevan.
kakek lalu teringan Ji Soo
"Mama Sung Joon  bawa Ji Soo kemari lagi. kamu tega membiarkan dia pergi tanpa punya siapa-siapa?!"
Joo Hee salah tingkah dia minta bantuan Sung Joon mencari Ji Soo.

Sung Joon punya rencana sendiri terhadap masa depannya denga Ji Soo. Seperti komitmennya dengan Ji Soo dia akan melamar Ji Soo jika telah berhasil menjadi pegolf profesional.
 Sung Joon mengutarakan rencananya itu pada Hyun Soo dan Jung In. Jung In dan Hyun SOo juga rupanay memanas-manasi dengan bermesraan dan bermanja-manjaan di dekat Sung Joon. Sung Joon keki melihat mereka. Dia juga bertekat untuk sukses demi Ji Soo.
"Oppa apakah kamu juga membuat BEAT (mobil) demi aku?", tanya Jung In
Melihat mereka kembali bermesraan Sung Joon merasa panas.


Hyun Soo berangkat ke kantor. Sampai di ruangannya dia bertanya tentang status tes mobil pada Lee Han Se dan rekannya
"Apakah ada kabar dari eropa?"
Keduanya tampak cemberut tapi lalu mereka menjawab bersamaan dan memberi kejutan pada Hyun Soo
"Kita telah lulus tes di eropa dan lolos tes kelayakan terbaik!"
Hyun Soo sangat puas. Han se dan rekannya (sapa nih namany ako lupa ya) berpelukan...


(yang ga terlalu penting teteh skip ya)
Jung In sedang mengobrol dengan kakek. sehingga akhirnya ia tersadar bahwa ini masuk bulan Maret. Dia langsung beranjak pergi.
Di kedai Ddubokki masakan mereka rupanya diminati oleh suatu pihak. Mereka ingin mengambil frachise. Sung Gil menyuruh istrinya agar segera mencari Ji Soo.

Jung Gil lalu terlihat datang ke rumah kakek. Dia membawa 2 buah bingkisan makanan spsial.
"Apa ini untukku?", tanya SAng Hoon
"Ini untuk menantuku Hyun Soo yang berulang tahun. Ah kalian pasti lupa ya, apa jainya kalau tidak ada aku", kata Seo Jung Gil

Mereka lalu mendekorasi ruangan dan menyipakan persta kejutan buat Hyun Soo. Kakek membantu menyipakan topi pesta ulang tahun.
Hyun Soo seperti biasa pulang malam hari. Begitu melihat mobil HyuN Soo masuk mereka mematikan lampu ruangan. Namun mereka sadar kakek dan SAng Hoon telah tertidur mereka tidak mau menganggu istirahat kakek.
"Kita ubah rencana!", kata Jung In
Mereka lalu membereskan ruangan itu dan bersembunyi.

Jung In sendirian menyambut Hyun Soo, dia langsung menyambut HyuN Soo dengan mesra dan mengajaknya masuk ke kamar depan. Setelah itu kelaurga yang lain membawa kelaur makanan yang sudah mereka siapkan.
Jung In berusaha menahan suaminya sejenak di kamar dia dengan gaya yang lucu menggoda suaminya sendiri.
"Jadi kau tidak mau?", goda Jung In
"tentu aku mau", kata Hyun Soo mupeng.
Namun tak lama kemudian HP Jung In berbunyi.
"Kami sudah siap"
Jung In lalu tiba-tiba mengajak Hyun Soo keluar. Hyun Soo bingung (atau keki krn mupeng hehe)

Jung In membawa HYun Soo halaman belakang dan disana kejutan ulang tahun Hyun Soo sudah disiapkan dan semua orang menunggu di sana.
"Chukae..chukae.."
Mereka berusaha merayakan semuanya tanpa banyak keributan karena kakek dan Sang Hoon sedang tidur.
Hyun Soo lalu meniup lilin ulang tahunnya. Semua tanpak bahagia khususnya Hyun Soo.
Lalu akrena ada sesuatu yang kurang, Jung In danHyun Soo pergi ke depan mengambil sesuatu.

Tiba-tiba kakek terbangun ia kaget melihat SAng Hoon di sana. Kakek langsung keluar kamarnya. Dia melihat HyuN Soo dan memanggil-manggil nama Sang Hoon. Rupanya kakek hilang ingatan lagi. ia kembali mengira Hyun Soo adalah Sang Hoon. Kakek ternyata kaget melihat Sang Hoon dan mengira dia orang luar yang meyelinap
"Sang Hoon mengapa kau membiarkan orang asing masuk ke rumah kita?", kata kakek pada Hyun Soo
"Tidak apa-apa dia pekerja baru di bengkel kita", kata Hyun Soo berbohong.
Jung In lalu membujuk dan mengamankan kakek.Untungnya Kakek memang suka dan menurut pada sosok Jung In


Sang Hoon dan Hyun Soo bergabung ke halaman belakang. Sambil merayakan ulang tahun anaknya, Sang Hoon tampak sedih. Ayahnya kembali tak mengingatnya. Sang Hoon memilih minum.
PEgawai kakek ke luar sebentar dia lalu memergoki Ji Soo yang meninggalkan suatu bingkisan di depan rumah. Namun Ji Soo tidak mau terlihat di rumah itu ia langsung pergi.
Lalu pegawai kakek menyerahkan bingkisan itu pada Sung Joon. Isinya ternyata sushi rol/kimbab. Sung Joon langsung sadar dari siapa bingkisan itu.

Hyun Soo lalu menggil JUng In kembali ke taman belakang. Semua orang telah pergi, di tempat itu hanya ada merek berdua. Makanan telah dibereskan hanya tinggal sebuah kue cake.
"Kau belum makan kuenya tadi?", tanya Jung In
"Kueku sudah kumakan, ini kue untukmu. Selamat atas kehamilannya ya", kata Hyun Soo mesra
Hyun soo lalu menyuruh Jung In mendengarkan musik lewat Headphone. HyuN Soo rupanya punya kejutan lain untuk Jung In
Hyun Soo lalu dateng berganti baju menari-nari dan membawa balon. Jung in tertawa, mereka pun lalu menari bersama (ini lagu BB sapa ya?). Sweet Hyun Soo...punya aja kejutan buat istri :)

Malam itu Jung Gil menawarkan tidur di kamar kakek. Namun Sang Hoon tidak mau merepotkan Jung Gil ia masih merasa kuat menjaga ayahnya. Namun terjadi hal yang tidak diinginkan di tengah malam.
Kakek kembali terbangun tengah malam dan masih dalam keadaan lupa ingatan. Dia kembali kaget melihat Sang Hoon di kamarnya dan berteriak keluar.
Teriakan kakek membangunkan banyak orang, Jung Gil dan Hyun Soo keluar kamar.
Kakek memarahi Hyun Soo yang dia kira Sang Hoon.
"Kubilang kau jangan membawa orang luar ke rumah mengapa kau tak menurut padaku. Kau ini sudah kbuilang mengapa tidak menurut, mengapa kau tidak menurut!", kata kakek sambil memukuli Hyun Soo.
Jugn Gil yang masih ikira sebagai presdir berusaha menenangkan kakek.

Sang Hoon tak tahan lagi, dia tak rela dilupakan. ia lalu nekad bertanya pada kakek
"Ayo lihat ingat-ningat, siapa aku?!"
Sang Hoon lalu menarik kakek ke kamarnya dan bercermin bersama.
"Lihat ke kaca itu siapa?", kata sanghoon emosi
Kakek heran dengan wajahnya yang berubah.
"Mengapa kau dan aku wajahnya menajdi seperti ini?"
Tapi itu tak banyak membantu kakek masih sukar mengenali Sang Hoon.

Geum Ja lalu berbicara dengan suaminya di halaman belakang. Dia berusaha menenangkan suami
"Suahlan bagiamanpn kita lega karena Kakek masih bisa bertahan hidup"
Mereka berdua lalu berpelukan saling menguatkan.

SUng Joon mencari Ji Soo. Dia berhasil menemukan tempat kerja Ji Soo yang baru. Sang Joon terharu melihat Ji Soo yang tengah bekerja. Namun dia belum berani untuk menemui Ji Soo (belum sukses kayaknya)
Sung Joon meninggalkan tanda hati di jendela lalu pergi. Ji Soo menemukan tanda hati di jendela, dia tersentuh. namun dia tidak melihat seseorang.
Sung Joon lalu menelepon Ji Soo, dia berkata belum akan menemui Ji Soo sekarang tapi suatu saat dia akan membawa Ji Soo kembali.

Dengan keadaan kakek yang lupa ingatan seperti ini hanya Jung In dan Hyun Soo yang dipercaya kakek. Mereka lalu merencanakan untuk membawa kakek keluar menikmati musim semi (akhirnya musim semi juga ya). Geum Ja menyiapkan makanan di dapur. Kakek memergoki seseorang yang tidak dikenalnya ada di dapur. Geum Ja terpaksa berbohong bahwa dia adalah pegawai kakek Joon bae yang diminta menyiapkan makanan.
"Menantuku emmy (panggilan kakek untuk Geum Ja) pintar memasak. bagimanapun masakanmu tidak seenak masakan menantuku. Menantuku itu cantik, waktu dia memakai hanbok dia seperti bidadari. Hidungnya bagus sperti orang amerika", kata Kakek
Geum Ja terharu mengetahu kakek ternyata dahulu begitu menyukainya.

Kakek disiapkan bangku di luar rumah. Dia menikmati hangatnya musim semi di depan rumah. kakek begitu nyaman, Jung In lalu mengajak kakek bersenang-senang dan menari. Lalu Hyun Soo pun ikut menari bersama mereka.

Hyun Soo menemani Jung In kontrol ke dokter kandungan. Saat dokter melakukan usg dan muncul image di komputer Hyun Soo dan Jung In bergitu heboh.  Sebenarnya bayinya masih terlalu kecil dan belum terlihat bentuknya namun mereka begitu gembira dan sudah membayangkan yang macam-macam.
"Lucunya, dia matanya  sepertimu", kata Jung In
"Tidak dia dahinya akan sepertimu"
Dokter sampai heran dibuatnya.

Jung Gil menamani kakek di kamarnya. dia berusaha membangunkan kakek dengan membawa aroma wangi makanan di kamar kakek. Geum ja marah dan meminta bau ruangan dibersihkan.
Tiba-tiba Jung Gil menemukan amplop yang jatuh. Amplop itu bertuliskan nama Kang Man Bok. Amplop itu seperti wasiat yang diberikan untuk kakek.
Jung In dan Hyun Soo pulang ke rumah. Mereka  langsung heboh ke kamar kakek. Kakek rupanya sedang tidur.  Mereka saking senangnya tidak peduli kakek akan terbangun.
"Kakek ini Yong Gil kita lucu sekali"
Seo Jung Gil berusaha menyembunyikan amplop yang dia temukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar